Tulisan Terbaru

Day 3 #10daysforASEAN: Kekayaan dari Keragaman

By 29.8.13 , , , , , , , , , ,



Tema Hari Ketiga: Branding Nation Indonesia kaya dengan beragam budaya, namun di sektor wisata, Malaysia lebih berhasil mem-branding “Truly ASIA”. Kira-kira apa ya branding yang cocok untuk Indonesia? Buat tagline, dan jelaskan kenapa tagline itu cocok untuk Indonesia di kawasan ASEAN.

Teringat kata-kata Abang ketika kami sedang menelusuri Garden By The Bay menuju Marina Bay Sand,”semua yang ada di sini, dikerjakan oleh manusia. Indah ya? Negara ini (Singapura maksudnya), harus mengerahkan tenaga manusia untuk memiliki area seperti ini. Di negaramu, semua sudah tersedia. Tapi kenapa kalian tidak menjaganya dengan baik?

Saat itu saya tercenung. Terdiam malu. Memikirkan semua kata-kata Abang yang lumayan menohok. Ucapan Abang benar. Indonesia tanah airku ini adalah sebuah negara yang kaya raya. Coba kita simak sama-sama...

Alam
Raja Ampat - Papua, Cukang Taneuh - Cijulang, Lagoi - Bintan Resorts*
Terbentang dari Sabang sampai Merauke. Dataran tinggi, rendah, lembah. Lautan, selat, sungai. Sebagian tanahnya subur untuk pertanian, sebagian memiliki kandungan mineral yang membuat investor dalam dan luar negeri penuh sukacita untuk mengeksploitasinya sampai terkadang tak peduli tentang pelestarian alam. Alam Indonesia yang juga menjanjikan kecantikan luar biasa. Siapa yang tidak tahu Raja Ampat atau banyak tempat wisata di Indonesia yang memang sudah terbentuk secara alami kecantikannya?

Etnis
Minuman trandisional (Jamu), foto bersama para penari, Busana Modifikas, Coto Makassar & Sara'ba*
Kelompok etnis yang beragam, membuat Indonesia memiliki warna yang tidak monoton. Karena etnis yang beragam juga lah Indonesia memiliki banyak bahasa daerah, busana daerah yang beragam, tarian dan adat istiadat yang membuat wisatawan dalam dan luar negeri tertarik untuk menikmatinya. Sebutlah bagaimana Bali yang kesehariannya selalu dilengkapi ritual adatnya justru menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia pariwisata disamping alamnya yang eksotis, atau Bintan sebagai tempat dimana sejarah tentang Gurindam XII tersimpan dengan rapi.

Karena etnis yang beragam pula, setiap daerah di Indonesia ini memiliki makanan khas yang berbeda. Surga kuliner!

Situs Sejarah
Komplek Kantor Istana di P. Penyengat, Museum Manusia Purba Sangiran
Situs sejarah tentang masa lalu bangsa ini, tersebar dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari relief peninggalan abad ke sekian yang sebagiannya bisa dilihat di Museum Sangiran atau  yang bisa ditemukan di lokasi sebenarnya walau sulit dijangkau. Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Mendut, berbagai peninggalan sejarah yang ada di Pulau Penyengat (Kepri), dan masih banyak lagi itu adalah kekayaan Indonesia.

Kata saya sih, dengan apa yang dimiliki oleh Indonesia secara alami, Indonesia itu seperti miniatur dunia. Keragaman yang dimiliki Indonesia membuat negeri ini menjadi negara yang kaya raya sebenarnya.

Nah, semua kekayaan itu, kalau diolah dengan bijak, dijaga dan dirawat dengan baik, mestinya akan memberikan kebaikan juga untuk negeri ini dan memberikan kontribusi positif bagi kawasan ASEAN.

Jadi, bicara soal nation branding, bagaimana kalau saya katakan bahwa keragaman adalah warna Indonesia? Diversity is the colour of Indonesia... seperti warna-warni Pelaminan Riau Kepulauan di foto ini...
Pelaminan Riau Kepulanan di Rumah Adat P. Penyengat
 ~~~yang punya blog~~~

Tulisan ini disertakan dalam Lomba Blog #10daysforASEAN, Menuju Komunitas Ekonomi ASEAN 2015.

Koleksi foto adalah milik pribadi kecuali:
Raja Ampat di Papua diambil dari http://bit.ly/15heXUi
Cukat Taneh (Grand Canyon) di Ciamis diambil dari http://bit.ly/15kGRbo
Bintan Resorts diambil dari http://bit.ly/1drnCH5

Tulisan dengan kategori sama:

1 komentar

  1. Yup, alam dan budaya indonesia sangat kaya, pontensi sedemikian harus dimanfaatkan dan di jaga :)

    BalasHapus